Babinsa Koramil 07/Baitussalam Terjun Ke Pasar Tradisional

Spread the love

Aceh Besar – Semenjak masa Corona Virus Disease (Covid 19), Pemerintah Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Besar terus berupaya untuk menekan penyebaran virus yang semakin mewabah itu, salah satunya dengan mengurangi aktifitas di luar rumah. Tentunya hal ini berdampak pada penjualan sejumlah Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan bumbu dapur.

Menanggapi hal itu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/BS secara rutin dan berkesinambungan melaksanakan pemantauan secara langsung ke pasar-pasar yang ada di wilayahnya masing-masing.

Seperti dilakukan oleh Babinsa Koramil 07/Baitussalam Serka Chairul Akbar Lubis yang terjun langsung ke pasar tradisional yang ada di pasar Tradisional Desa Lambada Peukan, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Serka Chairul Akbar Lubis mengatakan, bahwa semenjak masa pandemi Covid 19 ini, sejumlah harga pokok di pasar tradisional ini ada yang mengalami kenaikkan dan ada yang turun. Misalkan harga bawang merah.

“Sebelumnya harga bawang merah berkisar Rp. 35.000,-/kilo hingga Rp. 40.000,-/kilo, namun sejak pandemi Covid 19 harganya naik mencapai Rp. 50.000,-/kilo,” terangnya.

Sementara, untuk harga cabai merah, bawang putih dan ayam potong mengalami penurunan, masing-masing berkisar antara Rp. 3.000,-/kilo hingga Rp. 5.000,-/kilo.

“Sedangkan, sejumlah bahan pokok lainnya tidak mengalami perubahan harga atau masih tetap stabil,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *